Postingan

Tugas mandiri 15 E09=Nur Hidayah

  Nama ​ ​ : E09=Nur Hidayah Nim ​    ​ : 4125010210     Antara  Adaptasi  dan  Identitas : Bahasa Asing,  Globalisasi , dan Masa  Depan   Nasionalisme Indonesia   Pendahuluan Globalisasi   telah   mengubah   wajah  dunia  menjadi   ruang tanpa   sekat .  Perkembangan   teknologi   informasi ,  mobilitas   manusia ,  serta   arus   budaya   lintas  negara  membuat   interaksi   antarbangsa   semakin   intens . Di  tengah   arus   tersebut , Indonesia  sebagai  negara  multikultural   menghadapi   tantangan   serius   dalam mempertahankan  jati  diri   bangsanya . Salah  satu fenomena  yang paling  terlihat   adalah   semakin   masifnya penggunaan   bahasa   asing — khususnya   bahasa   Inggris —di  rua...

E09=Nur Hidayah Tugas Mandiri 14

 Nama:Nur Hidayah  Nim :43125010210 Refleksi Integritas dan Kejujuran dalam Kehidupan Akademik dan Masyarakat Integritas dan kejujuran merupakan nilai moral yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi seorang mahasiswa. Bagi saya, integritas berarti bersikap jujur, bertanggung jawab, dan konsisten antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan. Kejujuran tidak hanya ditunjukkan ketika ada pengawasan, tetapi juga saat tidak ada yang melihat. Sebagai mahasiswa, integritas menjadi dasar utama karena dunia perkuliahan bukan hanya tempat mencari nilai, tetapi juga tempat membentuk karakter dan sikap moral yang akan dibawa ke kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja. Dalam konteks akademik, kejujuran memiliki peran yang sangat penting. Nilai yang diperoleh mahasiswa seharusnya mencerminkan kemampuan dan usaha sendiri. Namun, pada kenyataannya, menjaga integritas bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan yang dihadapi mahasiswa, seperti tekanan untuk mendapatk...

E09=Nur Hidayah Tugas mandiri 13

Nama: Nur Hidayah Nim :43125010210 Tantangan Harmonisasi Kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia A. Pendahuluan Sebagai negara kesatuan, Indonesia menempatkan pemerintah pusat sebagai pemegang kewenangan tertinggi dalam menentukan arah kebijakan nasional. Namun, sejak diberlakukannya kebijakan otonomi daerah pascareformasi, pemerintah daerah diberikan ruang yang lebih luas untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayahnya masing-masing. Dalam konteks ini, keselarasan atau harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar tujuan pembangunan nasional dapat tercapai secara efektif dan berkeadilan. Dalam praktiknya, harmonisasi kebijakan antara pusat dan daerah masih menghadapi berbagai tantangan. Tidak jarang kebijakan yang dibuat oleh pemerintah pusat justru berbenturan dengan kebijakan daerah, baik dalam bentuk peraturan daerah (Perda) maupun...